6.25.2011 | By: Fairynee

Day 01: Dunia dalam Sudut Pandang Dewa

Dari begitu banyak buku yang saya baca, salah satu buku yang benar-benar menarik adalah Biola tak Berdawai karya Seno Gumira Adjidarma. Kenapa harus buku itu? Bukankah masih banyak buku-buku bagus dan lebih layak diapreasiasi? Pasti pertanyaan itu yang muncul karena begitu banyak komentar yang menyatakan bahwa buku ini bukan karya terbaik dari seorang SGA.


Sinopsis:

Novel ini mengambil sudut pandang seorang anak tuna daksa yang berusia 8 tahun bernama Dewa. Dia merupakan salah satu bayi yang diketemukan Renjani di depan pintu rumahnya yang menjadi penampungan anak-anak "cacat" yang terbuang. Di tempat itu bayi-bayi silih berganti datang dan pergi, datang karena sengaja ditinggal di depan gerbang panti, diketemukan terbuang di sungai/ tempat sampah/ atau pinggir jalan lalu dibawa ke panti, lalu pergi ke dunia yang lebih tenteram dalam waktu yang terbilang singkat. Hanya Dewa yang bertahan padahal medis telah memvonis bahwa umurnya tidak lebih dari 4 bulan.

Sesungguhnya novel ini berkisah tentang cinta antara dua insan yang terpaut usia lebih dari 8 tahun, Bishma dan Renjani. Pertemuan tidak sengaja itu (Dewa menyebutnya tulisan takdir) terjadi ketika Renjani membawa Dewa ke pertunjukan Resital yang sangkanya bermanfaat sebagai terapi untuk "kemajuan" Dewa. Ulah Dewa yang memegang tongkat Bishma secara tidak sengaja mendekatkan mereka.
Pertemuan dan peristiwa yang "mengingatkan" Renjani akan kepahitan masa lalu membuat Bishma bertekad untuk menggubah sebuah lagu yang disebutnya Biola tak berdawai. Lagu ini akan diperdengarkan kepada Renjani dan Dewa (meski Dewa tidak akan memberi respon apa-apa) pada saat pertunjukan resital-nya. Namun Renjani tidak pernah datang.




Catatan kecil:


Buku ini ditulis berdasarkan skenario film BIOLA TAK BERDAWAI besutan Sekar Ayu Asmara. Namun berbeda dari filmnya yang seolah-olah menjadikan Dewa (anak angkat Renjani yang juga penderita tuna daksa) sebagai tempelan, atau obyek yang menjadi alasan yang mempertemukan Bishma dan Renjani dalam Pertujukan Resital dan mendekatkan kedua insan tersebut menjadi getar-getar cinta, dalam buku ini, Seno membawa pembaca menelusuri alam magis dari seorang anak penderita tuna daksa, Dewa, yang menjadi narator atau pencerita dalam kisah cinta Bishma dan Renjani yang usianya terpaut 8 tahun.

Hal yang menarik lainnya, kisah cinta Bishma dan Renjani dijalin melalui kisah-kisah Mahabrata seperti kisah Dewi Drupadi yang dimadu oleh Panca Pandawa, Dewi Ganggawati dan bagaimana dia membuang delapan wasu, dan kisah lainnya.


Meskipun buku ini merupakan adaptasi dari film Biola tak Berdawai, tapi saya merasakan dua hal yang berbeda (catatan: saya membaca buku ini lebih dulu kemudian menonton filmnya). Bahkan ketika selesai membaca buku ini, saya sempat berpikir, bagaimana kalau ini divisualisasikan, di mana Dewa masih menjadi pencerita, bukan sekedar tempelan atau pelengkap dunia Renjani.

Kutipan yang menarik:

"Perasaan manusia memang seperti teka-teki yang rumit"

"Namun aku tahu--dan aku terus melaju mengarungi waktu dengan keyakinan, berapa lamapun seekor ulat menjadi kepompong, pada saatnya ia akan menjadi kupu-kupu."

"Setiap orang hidup dengan masa lalunya karena masa lalu tidak akan pernah betul-betul berlalu. Setiap kali seseorang berniat melupakan sesuatu dari masa lalu itu, sebetulnya ia telah mengguratkannya dalam hati."

"Seseorang seringkali terlalu cepat merasa berdosa, dan lebih cepat lagi menunjuk orang lain berdosa, padahal dosa hanya berlaku sebagai pelanggaran atas kesepakatan manusia dengan Tuhan. Apa yang sering disepakati dosa oleh manusia sering terjadi adalah noda."

"Cinta itu tidak seperti barang yang kalau ketemu bisa disimpan. Cinta itu seperti jiwa, yang ikut melemah bersama tubuh jika tidak disapa dari dalah hati--makanya setiap kali ditemukan, cinta harus tetap dicari dan dicari."

30 Days Me of Me

Untuk lebih mendisiplinkan diri dalam menulis dan belajar mengencer isi kepala yang sering terserang Writter Block, maka saya dan mbak Ria Aprilia membuat 30 Days me of me yang terdiri dari:

A. 30 Days of Letter Challenge
Day 1 — Your Best Friend
Day 2 — Your Crush
Day 3 — Your parents
Day 4 — Your sibling (or closest relative)
Day 5 — Your dreams
Day 6 — A stranger
Day 7 — Your Ex-boyfriend/girlfriend/love/crush
Day 8 — Your favorite internet friend
Day 9 — Someone you wish you could meet
Day 10 — Someone you don’t talk to as much as you’d like to
Day 11 — A Deceased person you wish you could talk to
Day 12 — The person you hate most/caused you a lot of pain
Day 13 — Someone you wish could forgive you
Day 14 — Someone you’ve drifted away from
Day 15 — The person you miss the most
Day 16 — Someone that’s not in your state/country
Day 17 — Someone from your childhood
Day 18 — The person that you wish you could be
Day 19 — Someone that pesters your mind—good or bad
Day 20 — The one that broke your heart the hardest
Day 21 — Someone you judged by their first impression
Day 22 — Someone you want to give a second chance to
Day 23 — The last person you kissed
Day 24 — The person that gave you your favorite memory
Day 25 — The person you know that is going through the worst of times
Day 26 — The last person you made a pinky promise to
Day 27 — The friendliest person you knew for only one day
Day 28 — Someone that changed your life
Day 29 — The person that you want tell everything to, but too afraid to
Day 30 — Your reflection in the mirror




B. 30 Days of Music Challenge
day 01 - your favorite song
day 02 - your least favorite song
day 03 - a song that makes you happy 
day 04 - a song that makes you sad
day 05 - a song that reminds you of someone
day 06 - a song that reminds you of somewhere
day 07 - a song that reminds you of a certain event 
day 08 - a song that you know all the words to
day 09 - a song that you can dance to
day 10 - a song that makes you fall asleep 
day 11 - a song from your favorite band 
day 12 - a song from a band you hate 
day 13 - a song that is a guilty pleasure 
day 14 - a song that no one would expect you to love 
day 15 - a song that describes you 
day 16 - a song that you used to love but now hate 
day 17 - a song that you hear often on the radio
day 18 - a song that you wish you heard on the radio
day 19 - a song from your favorite album
day 20 - a song that you listen to when you’re angry 
day 21 - a song that you listen to when you’re happy
day 22 - a song that you listen to when you’re sad
day 23 - a song that you want to play at your wedding
day 24 - a song that you want to play at your funeral
day 25 - a song that makes you laugh
day 26 - a song that you can play on an instrument
day 27 - a song that you wish you could play
day 28 - a song that makes you feel guilty
day 29 - a song from your childhood 
day 30 - your favorite song at this time last year

C. 30 Days of Book Challenge
Day 01 - The best book you read this year.
Day 02 - A book that you’ve read more than 3 times.
Day 03 - Your favourite series.
Day 04 - Favourite book of your favourite series.
Day 05 - A book that makes you happy.
Day 06 - A book that makes you sad.
Day 07 - Most underrated book.
Day 08 - Most overrated book.
Day 09 - A book you thought you wouldn’t like but ended up loving.
Day 10 - Favourite classic book.
Day 11 - A book you hated.
Day 12 - A book you used to love but don’t anymore.
Day 13 - Your favourite writer.
Day 14 - Favourite book of your favourite writer.
Day 15 - Favourite male character.
Day 16 - Favourite female character.
Day 17 - Favourite quote from your favourite book.
Day 18 - A book that disappointed you.
Day 19 - Favourite book turned into a movie.
Day 20 - Favourite romance book.
Day 21 - Favourite book from your childhood.
Day 22 - Favourite book you own.
Day 23 - A book you wanted to read for a long time but still haven’t.
Day 24 - A book that you wish more people would’ve read.
Day 25 - A character who you can relate to the most.
Day 26 - A book that changed your opinion about something.
Day 27 - The most surprising plot twist or ending.
Day 28 - Favourite title.
Day 29 - A book everyone hated but you liked.
Day 30 - Your favourite book of all time.

D. 30 Days of Mixed Challenge
day 1 - your favorite picture of yourself and one interesting fact for every year you’ve been alive
day 2 - your thoughts on death
day 3 - your thoughts on religion
day 4 - your most significant childhood memory
day 5 - discuss your feelings on the word “love” and the way it’s used in today
day 6 - your all time favorite movie
day 7- talk about your idol and how they influence you
day 8 - ten things you’d like to say to ten different people, without using names
day 9 - your favorite blog
day 10 - a picture of your favorite relative
day 11 - your biggest fear
day 12 - Someone who made your life hell, or treated you like shit.
day 13 - discuss your first kiss
day 14 - your thoughts on drugs and alcohol
day 15 - The meaning behind your name.
day 16 - ten things that make you smile and a picture of yourself smiling
day 17 - discuss your greatest fear and your greatest dream
day 18 - Someone who has made your life worth living for.
day 19 - Something you have to forgive yourself for.
day 20 - talk about where you go/went to high school
day 21 - A recipe 
day 22 - a time you felt like ending your own life
day 23 - your biggest regret
day 24 - a picture of you when you were younger
day 25 - a picture of your all time favorite band.
day 26 - Your nicknames & why you have them.
day 27. - 5 interesting facts about yourself
day 28. - A habit you wish you didn’t have.
Day 29- Someone you would want to switch lives with for one day and why
Day 30 → Something you have to forgive someone for.





Roleplay dari permainan ini yaitu:
Setiap hari menulis minimal 2 topik berbeda  (Kalau sanggup menulis semua topik, tentu lebih baik)
6.23.2011 | By: Fairynee

CERACAU TENGAH MALAM

Kita pernah sepakat, merancang pertemuan di ujung mimpi
ketika malam benarbenar tua dan dengkur burung hantu tak lagi mengusik
tapi aku lupa caranya membujuk pelupuk terpejam

irama jazz gelisah, berderak di langitlangit kamar
sebotol wine mengadukaduk nalar

masa silam, tidak saja bertandang ketika gerimis pecah di kaca jendela
terus menguntit hingga aku tergagap tiap kali mengenang
: aku dipaksa menghitung detak waktu yang menggigil di dinding

kurapatkan sweater merah, pemberianmu, mencari bau keringatmu yang mungkin masih lekat, merapal harap, jenuh akan segera menjatuhkanku dalam kantuk

(tapi aku telah sangat terlambat. kau benarbenar pergi, tanpa sempat mengucapkan salam seperti yang acap kau kirimkan liwat pesan singkat tiap pagi)

Simak juga di Kemudian

KARTU UCAPAN

: dari sobekan angka hingga peri jahil yang merasa paling beruntung

Lembar-lembar angka tersobek, jatuh dan terserak di lantai kapur, menuliskan kerut-kerut lelah di sudut mata. Mata terpejam, mengujar pinta, tapi bukan pada bintang yang jatuh sebab waktu telah mengajar rerupa rindu yang sesungguhnya. Huruf rindu lapuk dirapal, entah di mana arah muara. Sedang jemari masih sibuk berlari, meski ingin lekas terkait menjadi bait-bait usang yang menenangkan.

Mungkin peri cantik dari Tuhan tak cepat datang, tapi ada peri-peri nakal yang selalu siap mengganggu. Entah mengetuk pintu dengan pensil, atau melempar penghapus ke kepala. Peri-peri kecil yang sedang belajar mengembangkan sepasang sayap yang rapuh, bila angin menghempas, tak segan menjejal gaduh di kepala yang mengepulkan gundah sedari pagi.

Dan hari ini, hari yang konon dipercaya sebagai hari yang sial, para peri ingin berterima kasih pada Tuhan karena telah mendatangkan seorang pengajar dengan sabar yang panjang tak terkira. Pengajar yang mengulang harinya di hari yang katanya sial, bertemu dengan peri-peri jahil yang menambah sial, lalu malam nanti dia akan tersenyum sendiri membaca huruf-huruf sial ini.
H
   A
      P
         P
            Y
B-I-R-T-H-D-A-Y

 -------------------------------------------------------------------------------------------------
Catatan: Kolaborasi dengan cnt_69, kado buat guru yang paling baik, Samalona
4.19.2011 | By: Fairynee

SEPOTONG RINDU TERUNTUK BIDADARI YANG MENCINTAI KEHENINGAN

Demikianlah keheningan menjadi guru paling bijak teruntuk gundah yang merayap dalam kepalamu. Gelisah yang menggaduh menjadi baitbait petuah dalam ruang sempit tak kasat mata. Menyerah bukan berarti kalah, sayang. Sepotong kalimat itu telah menjadi jimat yang kerap kurapal menjelang malam.

Waktu telah mengajarimu bagaimana merenda air mata menjadi sejaring kenangan yang memang tidak selalu buruk. Bahkan kau telah fasih, cara paling lembut mengelus dada saat kecewa menghantam. Hidup terlalu indah untuk disajakkan dengan nada minor, sayang.... Padahal aku tahu pasti, matamu telah letih meruahkan gerimis, bahkan tak jarang menjelma hujan.


Tiaptiap kita memiliki sepasang sayap yang tidak terlihat tersebab kita lebih memilih menangisi takdir yang terkadang suka mempermainkan sabar.

Sepasang sayap yang perlahan rekah dan kau mulai mahir mengepakkannya. Mari sayang, kita jelajahi megamega yang menyimpan sejuta misteri. Tanpa beban seolaholah masalah hanya setitik debu yang segera purna.

Perjalanan masih panjang. Bukan tak mungkin di depan sana, bebatuan terjal, onak, mungkin jurang paling suram menganga, memantulkan ketakutan paling maut. Seperti kuatir yang akhirakhir ini menghantui tiap helai mimpimu.

: Rindu adalah kau yang belajar menjejak hari dengan tabah